Pengertian
الإعراب هو تغيير اواخر الكلم لاختلاف العوامل الداخلة عليها لفظا او تقديرا
I‘rab (الإعراب) adalah perubahan harakat di akhir kata-kata karena perbedaan amil-amil yang masuk atasnya secara lafaz ataupun perkiraan.
وأقسامه اربعة: رفع، ونصب، وخفض، وجزم
Dan i‘rab terbagi empat:
- Rafa‘
- Nashob
- Khafadh / Jar
- Jazm
فللأسماء من ذلك الرفع، والنصب، والخفض، ولا جزم فيها
Maka i‘rab untuk isim dari yang:
- Rafa‘
- Nashob
- Khafadh (jar)
Contoh:
- الْحَمْدُ ─ دُ
- اِهْدِنَا الصِّرَاطَ ─ طَ
- إِلَى الْمَسْجِدِ ─ دِ
Sedangkan jazm tidak memasuki isim.
وللأفعال من ذلك الرفع، والنصب، والجزم، ولا خفض فيها
Dan i‘rab untuk fi‘il dari yang:
- Rafa‘
- Nashob
- Jazm
Contoh:
- يَكَادُ ─ دُ
- لِّئَلَّا يَعْلَمَ ─ مَ
- لَمْ يَلِدْ ─ دْ
Sedangkan khafadh (jar) tidak memasuki fi‘il.
Rumus
المعرب والمبني
Bait 15:
- والإسم منه معرب ومبني ۞ لشبه من الحروف مدني
- Dan isim itu di dalamnya mu'rab dan mabni ۞ karena kemiripan dari huruf-huruf yang secara dekat.
- كالشبه الوضعي في اسمي جئتنا ۞ والمعنوي في متى وفي هنا
- Seperti kemiripan wadh'i di dalam dua isim pada ji'tanaa ۞ dan kemiripan maknawi di dalam 'mataa' dan di dalam 'huna'.
Bait 17:
- وكنيابة عن الفعل بلا ۞ تأثر وكافتقار أصلا
- Dan sebagai pengganti dari fi’il tanpa ۞ adanya pengaruh (amil) dan karena ketergantungan pada fi’il asal.
- ومعرب الإسما ما قد سلما ۞ من شبه الحرف كأرض وسما
- Dan isim yang mu‘rab adalah yang selamat ۞ dari keserupaan huruf, seperti ‘ardh’ dan ‘sumaa’.